SOPIR DIDUGA DISANDERA DAN DIEKSEKUSI DI JALUR TRANS WAMENA-NDUGA, SEBELUMNYA DIMINTA UCAPKAN DUKUNGAN PAPUA MERDEKA

PAPUA PEGUNUNGAN – Seorang sopir dilaporkan menjadi korban penembakan kelompok bersenjata di ruas Jalan Trans Wamena-Nduga, Papua Pegunungan, Selasa (15/9/2026).

Korban diketahui bernama Aris Sanda (41), warga Kecamatan Karubaga. Informasi yang beredar menyebut korban sebelumnya diduga disandera dan diintimidasi oleh kelompok yang menyebut diri sebagai TPNPB Kodap III Ndugama Darakma.

Dalam sebuah rekaman yang beredar, korban terlihat berada dalam situasi yang diduga di bawah tekanan kelompok bersenjata. Dalam video tersebut, korban diminta menyampaikan pernyataan yang berkaitan dengan perjuangan Papua merdeka.

Korban kemudian terlihat menyampaikan pernyataan bahwa Papua harus merdeka dan dirinya mendukung perjuangan tersebut.

Setelah menyampaikan pernyataan itu, korban dilaporkan ditembak oleh kelompok bersenjata tersebut.

Kelompok TPNPB kemudian mengklaim bertanggung jawab atas aksi penembakan tersebut. Juru Bicara TPNPB, Sebby Sambom, dalam keterangannya pada Selasa (15/9), menyebut korban dituduh sebagai agen intelijen militer Indonesia dan berprofesi sebagai sopir.

Menurut klaim kelompok tersebut, aksi dilakukan oleh TPNPB Kodap III Ndugama Darakma di bawah pimpinan Egianus Kogeya.

Kelompok tersebut juga mengeluarkan ultimatum kepada warga pendatang yang bekerja sebagai pengemudi ojek, sopir taksi, maupun aparatur sipil negara (ASN) agar menghentikan aktivitas di sejumlah wilayah yang mereka klaim sebagai kawasan konflik.

Wilayah yang disebut dalam ultimatum tersebut antara lain jalur Wamena-Nduga, Wamena-Tolikara, Wamena-Yalimo hingga Wamena-Jayapura.

Kelompok tersebut mengancam akan melakukan tindakan kekerasan terhadap warga yang tetap melintas atau beraktivitas di wilayah yang mereka sebut sebagai kawasan konflik, termasuk kawasan Wamena, Habema, Nduga hingga Mumugu.

Selain itu, Sebby meminta aparat keamanan melakukan evakuasi terhadap korban serta kendaraan yang disebut telah dibakar setelah insiden penembakan.

Hingga berita ini kami ditulis, informasi mengenai kronologi lengkap kejadian, kondisi lokasi, serta jumlah korban jiwa masih menunggu keterangan resmi dari aparat keamanan.

𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.

CATATAN : TIDAK ADA DOKUMENTASI SAAT DI EKSEKUSI YA GUYS.

🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄

1 : https://aceimg.com/upload/?f=tJYnQneRH.mp4

2 : https://aceimg.com/upload/?f=xnuxrof7S.jpg

3 : https://aceimg.com/upload/?f=gR3XGR6zR.jpg