PEGAWAI TOKO DI KARANGPANDAN KARANGANYAR JADI KORBAN PENGANIAYAAN, POLISI BURU DUA TERDUGA PELAKU

Nafa, karyawan toko pakaian dan sepatu Rumah Matahari Ayu di Jalan Lawu, Karangpandan, Karanganyar, menjadi korban dugaan penganiayaan menggunakan palu kecil pada Rabu (16/9/2026) malam.
Polisi menemukan palu kecil yang diduga digunakan dalam aksi tersebut di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku yang aktif melakukan pemukulan diduga seorang laki-laki.
Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan kekerasan pertama diduga terjadi ketika korban berada di ruang ganti toko.
“Tindak kekerasan di ruang ganti. Bercak darah di kasir itu ada, saat korban mau lari dari ruang ganti terus terjatuh ke meja kasir dan pelakunya memukul korban, dan pelaku kabur,” kata Wikan, Kamis (17/9/2026).

Setelah mendapat pukulan, korban berusaha melarikan diri sambil meminta pertolongan. Namun, berdasarkan rekaman CCTV, korban kembali dicegat seorang laki-laki hingga terjatuh di rak bagian depan toko.
Pelaku laki-laki tersebut kemudian kembali melakukan pemukulan terhadap korban sebelum meninggalkan lokasi.
Dalam rekaman CCTV, terlihat pula seorang perempuan yang diduga datang bersama pelaku laki-laki. Perempuan tersebut berada di sekitar meja kasir dan sempat mencoba membuka laci, tetapi tidak berhasil.
Polisi memperkirakan ada dua orang yang terlibat dalam kejadian tersebut, yakni seorang laki-laki dan perempuan. Namun, jumlah serta identitas pelaku masih dalam penyelidikan.
“Ini kami dalam pencarian, perkiraan dua orang, laki-laki dan perempuan, tapi masih dugaan. Nantinya faktanya seperti apa terungkap apabila pelaku sudah tertangkap,” ujar Wikan.
Hasil pemeriksaan di lokasi juga menunjukkan tidak ada barang milik toko yang hilang. Karena itu, polisi untuk sementara menangani perkara tersebut sebagai kasus penganiayaan.
“Sampai tadi malam, tidak ada yang hilang. Kasus saat ini masih dalam kasus penganiayaan, yang memukul diduga laki-laki, yang aktif laki-laki,” katanya.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan dan memburu terduga pelaku.
𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.
🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄
1 : https://aceimg.com/upload/?f=HmEexgIZ2.mp4
