KEBAKARAN DI SEBUAH CLUB MALAM DI BANGKOK MENEWASKAN 67 ORANG

[TRAGEDI KELAM]
BANGKOK, THAILAND – 1 Januari 2009 Perayaan Malam Tahun Baru yang meriah diadakan di klub malam Santika Pub di Bangkok. Tempat tersebut memiliki kapasitas sekitar 500 orang, tetapi lebih dari 1.000 tamu menghadiri pesta tersebut. Klub tersebut juga beroperasi meskipun ada masalah perizinan dan kekurangan dalam hal keselamatan.
Tak lama setelah tengah malam, sekitar pukul 12:35 pagi, kebakaran terjadi saat pertunjukan band Burn. Menurut penyelidikan selanjutnya, penyebab yang paling mungkin adalah efek piroteknik yang dinyalakan di dekat panggung. Api dengan cepat menyebar melalui material yang mudah terbakar di dalam tempat pertunjukan, termasuk panel akustik busa.
Desain dan langkah-langkah keamanan klub tersebut justru memperburuk situasi. Ketika listrik padam, para tamu berusaha melarikan diri, tetapi pintu keluar utama sempit, menciptakan kemacetan yang berbahaya. Orang-orang panik dan saling bertumpuk, dan beberapa korban meninggal bukan hanya karena luka bakar dan menghirup asap tetapi juga karena terhimpit saat mencoba melarikan diri.
Tragedi itu akhirnya merenggut 67 nyawa dan menyebabkan lebih dari 200 orang terluka. Jumlah pasti korban luka bervariasi dalam laporan pada saat itu, sebagian bergantung pada kapan angka tersebut diperbarui. Di antara para korban terdapat warga negara Thailand dan pengunjung asing.
Investigasi selanjutnya mengungkap sejumlah pelanggaran keselamatan. Klub tersebut kekurangan peralatan keselamatan kebakaran yang memadai, serta penerangan darurat yang layak dan jalur evakuasi yang ditandai dengan jelas. Proses pengadilan selanjutnya juga menyimpulkan bahwa kelalaian operator dan perusahaan yang bertanggung jawab atas efek piroteknik berkontribusi pada besarnya tragedi tersebut.
Pada September 2011, pemilik klub Wisuk Setsawat dan Boonchu Laorinath, seorang eksekutif dari perusahaan yang bertanggung jawab atas efek khusus, masing-masing dijatuhi hukuman tiga tahun penjara karena kelalaian. Focus Light Sound System juga didenda dan diperintahkan untuk membayar kompensasi kepada keluarga korban.
Kasus ini menjadi salah satu kebakaran klub malam paling mematikan dalam sejarah Thailand dan kemudian menarik perhatian lebih besar pada keselamatan kebakaran, pintu keluar darurat, dan regulasi tempat hiburan malam. Pengadilan kemudian juga menyatakan Pemerintah Metropolitan Bangkok sebagian bertanggung jawab atas penegakan kondisi keselamatan yang tidak memadai di klub tersebut dan memerintahkan kota untuk memberikan kompensasi kepada para korban dan keluarga mereka.
𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.
🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄
1 : https://aceimg.com/upload/?f=sKgV6E9Bl.jpg
2 : https://aceimg.com/upload/?f=hgSdZfAi2.jpg
3 : https://aceimg.com/upload/?f=wrYT59umh.jpg
4 : https://aceimg.com/upload/?f=JZvhCaF9A.jpg
5 : https://aceimg.com/upload/?f=1ILplZ2Fi.jpg
6 : https://aceimg.com/upload/?f=rCSSHKMLW.jpg

