PEGAWAI DAPUR MBG TEWAS DI SUNGAI BENGKULU, DITEMUKAN TANDA KEKERASAN & BATU DI PAKAIAN

Karyawati Makan Bergizi Gratis (MBG), Indo Melvi (24), ditemukan tewas tenggelam di Sungai Kampung Bahari, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, Senin (14/9/2026) siang.
Melvi sebelumnya dijadwalkan tiba di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Padang Serai sekitar pukul 07.30 WIB. Namun, perempuan asal Sukaraja, Kabupaten Seluma, itu tidak kunjung tiba setelah meninggalkan rumah sekitar pukul 02.30 WIB untuk bekerja.

Pihak SPPG kemudian menghubungi keluarga untuk menanyakan keberadaan Melvi. Karena khawatir, keluarga langsung melakukan pencarian dengan menyusuri rute yang biasa dilalui korban.
Pencarian kemudian mengarah ke bantaran Sungai Kampung Bahari. Di lokasi tersebut, keluarga menemukan sepeda motor Honda Scoopy warna Army dengan nomor polisi BD 5084 RD milik Melvi.
Motor ditemukan lebih dahulu, sementara Melvi tidak berada di sekitar lokasi. Keluarga kemudian memperluas pencarian hingga ke aliran sungai.
Beberapa meter dari lokasi ditemukannya sepeda motor, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tenggelam.
Kasat Reskrim Polresta Bengkulu AKP Prengki Sirait membenarkan adanya laporan orang hilang sebelum korban ditemukan.

“Benar ada informasi orang hilang, lalu kita lakukan pencarian. Awalnya kami menemukan motor korban, kemudian kita sisir di sekitar lokasi dan menemukan korban,” ujar Prengki.
Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap tubuh korban. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan tanda-tanda yang dinilai tidak wajar dan mengarah pada dugaan kekerasan.
“Hasil pemeriksaan sementara benar ada dugaan kekerasan pada tubuh korban. Dan pihak keluarga korban setuju untuk dilakukan otopsi,” kata Prengki.
“Saat ini kita masih melakukan pendalaman,” tambahnya.
Kejanggalan juga disampaikan pihak keluarga saat proses evakuasi jenazah. Kakek korban, Mustad, mengatakan terdapat beberapa batu di dalam pakaian yang dikenakan Melvi.
“Ada batu dalam bajunya, tapi tidak tahu ada luka atau tidak,” ujar Mustad.
Keluarga juga menyebut adanya luka pada bagian mulut korban. Namun, kondisi luka tersebut maupun kaitannya dengan kematian Melvi belum dapat dipastikan.
Temuan batu di dalam pakaian korban kini turut didalami polisi. Keluarga menduga batu tersebut sengaja dimasukkan agar tubuh korban tetap berada di dalam air. Namun, dugaan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai bagian dari penyebab kematian.
Untuk memastikan penyebab dan rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan, jenazah Melvi telah dibawa ke RS Bhayangkara Bengkulu untuk menjalani visum dan otopsi.
Polisi masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
UPDATE TERBARU 👇
Seorang satpam SPPG Padang Serai, Kota Bengkulu, berinisial RU diamankan polisi berkaitan dengan kematian Indo Melvi Yunadatia (24), pegawai Makan Bergizi Gratis (MBG).
Informasi yang dihimpun TribunBengkulu.com menyebutkan, terduga pelaku diduga telah menyiapkan rencana dengan berpura-pura mengalami kerusakan sepeda motor saat subuh. Ketika Melvi melintas untuk berangkat kerja sekitar pukul 02.30 WIB, terduga pelaku disebut meminta bantuan hingga dibonceng korban.
Terduga pelaku juga disebut sempat ikut dalam pencarian Melvi setelah korban dinyatakan hilang. Bahkan, ia disebut sempat mengarahkan pencarian agar tidak berfokus di lokasi yang tak jauh dari ditemukannya motor korban.
Polisi memastikan telah mengamankan satu orang laki-laki yang berkaitan dengan kematian korban dan masih melakukan pemeriksaan. Sementara penyebab kematian Melvi masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara, Kota Bengkulu.
Selengkapnya baca di https://bengkulu.tribunnews.com/kota-bengkulu/106333/siasat-satpam-sppg-padang-serai-bengkulu-yang-diduga-bunuh-melvi-pura-pura-motor-rusak-saat-subuh.
𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.
🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄
1 : https://aceimg.com/upload/?f=e8fZd9N7C.mp4
2 : https://aceimg.com/upload/?f=FrHQBfvoA.mp4
3 : https://aceimg.com/upload/?f=COMwa52Jb.mp4
