PRIA DIBACOK ANAK PUNK DI BANDAR LAMPUNG KARENA TOLAK BERI UANG

Bandar Lampung – Pria di Bandar Lampung, Lampung, bernama Mera Aprijal (39), bekerja sebagai pak ogah dibacok sekelompok anak punk karena tolak memberi uang. Saat ini korban masih menjalani perawatan intesif di rumah sakit akibat luka bacok yang dialaminya.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di perputaran bus Rosalia, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (12/9/2026).

Kapolsek Labuhan Ratu AKP Ono Karyono mengatakan pengeroyokan bermula saat korban sedang membantu pengendara memutar kendaraannya. Saat itu, korban didatangi dua pria yang kemudian meminta uang.
“Karena korban tidak memberikan uang, kemudian terjadi cekcok dan perkelahian antara korban dengan dua orang tersebut,” kata Ono, Senin (14/9/2026).
Tak lama berselang, sejumlah orang lainnya datang ke lokasi. Mereka kemudian mengeroyok korban secara bersama-sama. Dalam aksi tersebut, para pelaku disebut membawa senjata tajam. Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami sejumlah luka serius di tubuhnya.

“Korban mengalami luka bacok di kepala bagian atas, punggung sebelah kiri dan punggung bawah. Jari kelingking tangan kiri korban juga putus,” jelasnya.
Tak hanya itu, korban mengalami patah tulang pada kaki sebelah kiri. Setelah kejadian, korban langsung dilarikan ke RS Imanuel Bandar Lampung untuk mendapatkan penanganan medis.
Ono mengatakan kondisi korban saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka-luka yang dialaminya.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap seluruh pelaku dan peran masing-masing dalam kejadian tersebut,” ungkapnya.
𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.
🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄
1 : https://aceimg.com/upload/?f=6hUNLTChJ.mp4
2 : https://aceimg.com/upload/?f=CUCbHmPpn.jpg
