PULANG KKN DARI PANGANDARAN, DUA MAHASISWA ASAL KUNINGAN TEWAS KECELAKAAN TUNGGAL DI CIAMIS

Dua mahasiswa asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Banjarsari–Pangandaran, tepatnya di kawasan Dusun Mekarsari, Desa Cibadak, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Kamis (3/9/2026).
Kedua korban diketahui bernama Zakky Sahrul Mubbarok (29) dan Muhammad Akbar (22). Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang ditumpangi menghantam tiang telepon dan tembok bangunan di pinggir jalan.
Panit 1 Lantas Polsek Banjarsari, Aipda Edi Susanto, mengatakan kecelakaan bermula saat Zakky mengendarai sepeda motor Honda Beat merah bernomor polisi E 2713 YBI dengan membonceng Akbar dari arah Pangandaran menuju Banjarsari.
Motor tersebut diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor korban terlihat bergerak zig-zag sebelum akhirnya keluar jalur.
“Dari kejauhan menurut saksi motor itu terlihat zig-zag, dugaannya pengemudinya kelelahan atau mengantuk,” kata Edi.
Motor kemudian melenceng ke sisi kiri jalan dan menabrak tiang telepon. Setelah itu, kendaraan kembali menghantam tembok sebuah bangunan yang berada beberapa meter dari lokasi tiang.
“Setelah menabrak tiang telepon kemudian sepeda motor itu menghantam kembali tembok sebuah bangunan beberapa meter dari tiang telepon,” ujarnya.

Benturan keras membuat kedua korban terlempar hingga menghantam dinding beton di pinggir jalan. Keduanya mengalami luka parah, terutama pada bagian kepala, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi.
“Keduanya tewas di lokasi kejadian akibat benturan keras saat sepeda motor korban menabrak tiang telepon dan tembok bangunan yang ada di lokasi kejadian,” jelas Edi.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian melaporkannya kepada Polsek Banjarsari. Warga bersama petugas membantu proses evakuasi korban.
Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari juga diterjunkan untuk membersihkan ceceran darah yang memenuhi badan jalan.
Petugas Damkar, Nurholis, membenarkan pihaknya mendapat permintaan untuk melakukan penyemprotan di lokasi kecelakaan.
“Kedua korban mengalami luka sangat parah di bagian kepala,” kata Nurholis.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Banjarsari, drg Emay Marlina, membenarkan pihaknya menerima dua jenazah korban kecelakaan lalu lintas tersebut.
“Berdasarkan laporan pegawai di Puskesmas, kedua korban meninggal dunia akibat luka serius di bagian kepala,” terang Emay.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga di lokasi, kedua korban diduga merupakan mahasiswa asal Kuningan yang sedang dalam perjalanan pulang setelah menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pangandaran.
“Informasi di lokasi tadi, kedua korban ini pulang KKN dari Pangandaran mau ke Kuningan. Namun untuk detail identitasnya saya kurang tahu,” ujar seorang warga.
Jenazah kedua korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga di Kabupaten Kuningan.
Kasus kecelakaan tunggal tersebut kini ditangani Unit Lalu Lintas Polsek Banjarsari. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan, termasuk dugaan pengemudi mengalami kelelahan atau mengantuk.
𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.
🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄
1 : https://aceimg.com/upload/?f=eeHjpcrhi.mp4
2 : https://aceimg.com/upload/?f=GEzvq6xKm.mp4
