RAMBUT WANITA TERJEPIT DI BANTALAN BIANGLALA, KULIT KEPALANYA TERKELUPAS

Seorang pengunjung pekan raya mengalami luka robek di bagian kulit kepalanya ketika rambutnya tersangkut di kincir ria di India.

Bali Maroti Talikote, 25 tahun, sedang menaiki wahana tersebut ketika rambut panjangnya tersangkut di bantalan di belakang kursinya di lokasi tersebut di Maharashtra pada hari Jumat, seperti yang dilaporkan NDTV .

Video mengerikan itu menunjukkan wahana tersebut bergerak ketika wanita muda itu tiba-tiba menjerit kesakitan saat rambutnya ditarik dengan keras ke dalam mekanisme, merobek sebagian besar kulit kepalanya.

Para saksi mata yang ngeri bergegas membantu Talikote, yang merupakan salah satu dari ribuan orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, yang berkumpul untuk menghadiri festival satu hari yang terkait dengan kuil terdekat.

Petugas polisi di lokasi kejadian membantu menghentikan wahana yang berputar dan mengevakuasi pengunjung yang mengalami kecelakaan.

Dia dibawa ke rumah sakit terdekat di Pusad, di mana kondisinya digambarkan sebagai serius.

Ini hanyalah insiden serius terbaru yang melibatkan wahana permainan di pasar malam di India dalam beberapa bulan terakhir.

Pada tanggal 28 Mei, lima pengunjung terluka ketika ayunan kursi tiba-tiba terbalik di sebuah taman hiburan di Kerala.

Dua remaja dan tiga orang dewasa harus dilarikan ke rumah sakit setelah insiden tersebut. Rekaman video menunjukkan wahana berputar itu miring sebelum menabrak pagar di sekitarnya, melemparkan para penumpang ke tanah.

Pada bulan April, setidaknya 30 orang lainnya juga terluka, 10 di antaranya kritis, ketika sebuah kincir ria yang kelebihan muatan tiba-tiba ambruk di sebuah pasar malam di Uttar Pradesh.

Dan pada bulan Januari, setidaknya 14 anak terluka ketika ayunan raksasa tiba-tiba roboh dan menabrak dinding di dekatnya di sebuah tempat pameran tahunan di Madhya Pradesh.

𝘿𝙄𝙎𝘾𝙇𝘼𝙄𝙈𝙀𝙍 : 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙨𝙩𝙞𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖 𝙞𝙣𝙞 𝙖𝙙𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙚𝙟𝙖𝙙𝙞𝙖𝙣 𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖𝙖 𝙙𝙞 𝙡𝙖𝙥𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣. 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙙𝙤𝙠𝙪𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙜𝙖𝙢𝙗𝙖𝙧/𝙫𝙞𝙙𝙚𝙤 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙩𝙖𝙪𝙩 𝙙𝙞𝙜𝙪𝙣𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞 𝙞𝙣𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙨𝙞 𝙟𝙪𝙧𝙣𝙖𝙡𝙞𝙨𝙩𝙞𝙠 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞𝙪𝙥𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙡𝙪𝙞 𝙥𝙧𝙤𝙨𝙚𝙨 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧 𝙠𝙚𝙩𝙚𝙣𝙩𝙪𝙖𝙣. 𝙠𝙖𝙢𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙚𝙧𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠𝙨𝙥𝙡𝙤𝙞𝙩𝙖𝙨𝙞 𝙩𝙧𝙖𝙜𝙚𝙙𝙞.

🎥 𝘿𝙊𝙆𝙐𝙈𝙀𝙉𝙏𝘼𝙎𝙄

1 : https://aceimg.com/upload/?f=mrwTCmFL0.mp4

2 : https://aceimg.com/upload/?f=ub4ELjF2L.mp4

3 : https://aceimg.com/upload/?f=Bp7rpwzaE.jpg